• (022) 251 6778
  • [email protected]
  • Jl. Ligar Taqwa No. 2 Komp. Bukit Ligar, Bandung
  • Article

    Bahagia Menjadi Orang Tua

    Bahagia Menjadi Orang Tua

    Ayah dan Bunda pasti sangat bahagia saat mengetahui kalau Allah SWT sudah memberikan kepercayaan kepada kita untuk mengemban amanah sebagai orang tua. Memiliki keturunan pastinya menjadi sesuatu yang sangat didambakan. Rasa bahagia dan sukacita yang luar biasa akan dirasakan oleh ayah dan Bunda, terbayang sudah wajah mungil yang lucu, menggemaskan dan menjadi penyejuk mata ketika kita melihatnya. Kehadiran seorang bayi yang menjadi pelengkap dalam keluarga kecil kita juga merupakan tanda kebesaran Allah SWT yang sudah memberikan kepercayaan yang luar biasa kepada kita untuk menjalankan tugas yang benar sebagai orang tua, sehingga amanah tersebut tumbuh dan berkembang sesuai dengan fitrahnya.

    Setiap fase mulai dari kehamilan, kelahiran,  dan pertumbuhan buah hati kita sesuai usianya menjadi momen yang banyak menyimpan cerita dan kebahagiaan. Rasa bahagia dan segala rasa yang kadang sulit digambarkan dengan kata-kata karena berkecamuk antara khawatir, cemas, dan takut jika tumbuh kembang anak kita tidak sesuai dengan yang seharusnya. Pada saat itulah mendekatkan diri kita kepada Sang Khalik, Pemilik dari buah hati kita yang sesungguhnya menjadi hal yang sangat diperlukan untuk memberikan ketenangan secara psikologis  selain melakukan segala usaha yang membantu tumbuh kembang buah hati kita secara fisik.

    Jika kita menyadari saat proses awal kehamilan, dimana bagi bunda sudah berhenti datang bulan, hal itu menandakan bahwa Allah SWT sedang memberikan kesempatan kepada kita untuk lebih dekat kepadaNya selama menjalani fase kehamilan sampai menjelang kelahiran. Allah SWT sudah sedemikian rupa mengajarkan dan memberikan kesempatan kepada kita untuk menyiapkan diri menjadi orang tua disaat buah hati kita sudah terlahir ke dunia. Pada saat ia terlahir, Allah memberikan waktu kepada bunda untuk fokus kepadanya (fase nifas), Subhanallah Allah SWT sudah begitu sempurna mempersiapkan segalanya.

    Sebagai calon orang tua dan juga yang sudah menjadi orang tua, mari kita sama-sama memanfaatkan setiap kesempatan untuk terus belajar dan mempersiapkan diri kita menjadi orang tua yang benar, sehingga kebahagiaan kita sebagai orang tua akan menjadi lengkap. Kita dapat berhasil menjadi orang tua yang bisa memberikan kebahagiaan kepada buah hati kita pada setiap fase perkembangannya, mereka bisa melewati setiap kesulitan dan hambatan dalam tugas kehidupannya dengan bimbingan yang tepat dari kita sebagai orang tua. Salah satu tugas kita sebagai orang tua adalah bagaimana kita bisa terus menjaga fitrah dari buah hati kita, sehingga apapun cita-cita yang ingin diraihnya, mereka tetap tumbuh dalam fitrah sebagai seorang Hamba Allah yang istiqomah dalam ketaatan atas segala perintahNya. Itulah kebahagiaan hakiki sebagai orang tua saat kita melihat buah hati kita tumbuh dalam ketaatan kepada Pemberi amanah, yaitu Allah SWT.

    Ayan dan Bunda…sebagai orang tua tentunya kita ingin bisa menjalin hubungan yang harmonis dengan buah hati kita tanpa sering terjadi konflik yang dapat saling menyakiti, baik itu buat kita sebagai orang tua maupun anak kita. Tips untuk saling memahami satu sama lain diantaranya adalah :

    • Kenali lebih dalam karakter dan keunikannya.
    • Gali potensi yang dimiliki sehingga memudahkan kita dalam memberikan bimbingan dan mengembangkan potensi yang dimilikinya.
    • Ketahui apa yang disukai dan tidak disukainya, untuk memudahkan kita dalam menghargainya.
    • Berikan kesempatan dan waktu kepada buah hati kita untuk menceritakan segala pengalaman dan perasaannya tanpa memotong ceritanya, sehingga semua yang ingin diceritakannya bisa tersalurkan, dan merasa didengar.
    • Jika konflik atau perbedaan pandangan sudah terlanjur terjadi, jangan pernah gengsi ayah atau bunda untuk meminta maaf atas sikap kita yang mungkin tanpa disadari kita terpancing emosi, sehingga tidak meninggalkan luka batin yang mendalam bagi buah hati kita.
    • Konsisten (Istiqomah) dalam menerapkan aturan sesuai kesepakatan serta do’a yang selalu kita panjatkan agar putra/putri kita senantiasa ada dalam lindungan Allah SWT dan selalu menjaga ketaatannya dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun mereka bergaul. Hanya kekuatan do’a yang dapat membantu kita menjalankan tugas sebagai orang tua dengan segala keterbatasan yang kita miliki, agar kita senantiasa merasakan kebahagiaan yang tak bisa digantikan dengan apapun.

    Bandung, 3 Desember 2018

    Anita, S.Ag

    Kordinator IEP (Individual Education Program)

    Leave a comment