• (022) 251 6778
  • info@cls.sch.id
  • Jl. Ligar Taqwa No. 2 Komp. Bukit Ligar, Bandung
  • Article

    BIKE TO SCHOOL, BIKE TO WORK, (THE BENEFITS OF RIDING A BICYCLE)

    Saya adalah seorang guru pendamping di Sekolah Cendekia Leadership School yang biasa juga disebut dengan “Special Need Assistant” . Saya memiliki hobi bersepeda, hampir setiap hari saya bersepeda ke sekolah. Setiap akhir pekan pun bila saya tidak banyak pekerjaan rumah atau ada keperluan saya akan sempatkan untuk bersepeda. Disini saya akan berbagi informasi tentang The Benefits of Riding A Bicycle”. yang sangat bagus sekali apalagi bila dilakukan oleh anak-anak yang masih dalam pertumbuhan bukan hanya untuk orang dewasa. Bersepeda itu sangat menyenangkan, secara psikologis membuat bahagia, juga membuat badan tetap fit atau bugar.

    Lebih jauh lagi, masih banyak manfaat bersepeda, diantaranya sebagai berikut;

    1. Kesehatan jantung, bersepeda dapat memelihara kesehatan dan menurunkan penyakit kardiovaskular atau pembuluh darah jantung 3% hingga 7%.
    2. Meningkatkan keterampilan; bersepeda dapat meningkatkan keterampilan koordinasi tubuh karena membutuhkan konsentrasi. Hal ini juga dapat memperbaiki fungsi otak dalam berpikir, mengingat, dan sinkronisasi.
    3. Mencegah obesitas; bersepeda dapat mengurangi resiko penyakit karena obesitas. Bersepeda secara teratur selama satu jam setiap hari dapat membakar 300 kalori.
    4. Meningkatkan usia yang berkualitas. Bersepeda secara teratur dapat meningkatkan usia yang berkualitas, menjaga keseimbangan hormonal dan fungsi organ tubuh.
    5. Kekuatan pada otot; bersepeda secara rutin dapat membentuk otot tubuh, dapat memberi kekuatan lebih pada otot kaki, pinggul, paha, paha bagian dalam dan lutut.
    6. Meningkatkan kekebalan tubuh; bersepeda dapat meningkatkan produksi sel kekebalan tubuh dan meningkatkan sirkulasi sel darah ke seluruh tubuh dengan meningkatkan aktivitas jantung. Sumber: (beritagar.id. Yusro Santoso Minggu, 10 September 2017).

    Sebagai guru Cendekia Leadership School,  banyaknya program di sekolah yang menyita waktu dan tenaga sehingga memerlukan bersepeda, dan saya sangat merasakan bahwa perlunya memiliki kesehatan yang sangat prima, baik mental maupun fisik. Dalam pekerjaan ini saya berhadapan dengan anak-anak yang sangat luar biasa hebat, anak-anak juga memiliki energi yang sangat besar dan penuh semangat sehingga sebagai guru tentu tidak boleh kelelahan apalagi sampai tidak fokus saat sedang mengajar. Disini saya pun akan memberikan informasi mengenai manfaat bersepeda bagi anak-anak pada tahapan pertumbuhan serta sisi psikologis mereka.

    Sepeda adalah salah satu media yang dapat memberikan banyak manfaat pada anak Anda. Tahukah Anda bahwa banyak hal yang dapat dipelajari oleh anak-anak melalui sepeda roda tiga, empat dan dua? Berikut  pembahasannya.

    Tahapan  Mengayuh
    Selain mengasyikan dan merasakan kebebasan, mengayuh sepeda merupakan jenis permainan tidak terstruktur yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak sebagaimana berlari, berenang atau bermain bola. Melalui bersepeda, beragam kemampuan anak seperti  keseimbangan, kemampuan konsentrasi, kemampuan motorik,  dan sensomotorik pada diri anak akan terstimulasi.

    Kini,  beragam sepeda untuk anak bisa Anda temukan di pasaran. Produsen sepeda bahkan berlomba-lomba menciptakan sepeda yang ‘ramah’ anak, yaitu aman untuk dikendarai, dibuat dari bahan berkualitas hingga memudahkan orangtua untuk memandu saat mengajarkan anak bersepeda.  Namun demikian sebelum memilih sepeda sebaiknya mempertimbangkan faktor keamanan dan kenyamanan bagi anak. Yuk, kenali ragam jenis sepeda anak dan karakteristiknya.  

    Sepeda Roda Tiga

    Sepeda jenis ini biasanya merupakan sepeda pertama bagi anak yang biasanya dihiasi dengan warna-warna meriah yang menarik anak untuk mengendarainya. Umumnya anak sudah bisa menguasai dan mengendarai sepeda roda tiga dengan baik saat usianya memasuki 3 tahun.

    Anak akan belajar;

    1. Bertanggung jawab atas kepemilikan barang.
    2. Belajar arah, kiri, kanan, depan, dan belakang.
    3. Belajar berkonsentrasi.
    4. Disiplin dengan mengerem dan melajukan sepeda di saat yang tepat.

    Sepeda Roda Empat

    Setelah anak mulai mahir mengayuh dan mengendarai sepeda roda tiga, orangtua biasanya ‘tak sabar’  melatih anak ke tahapan lebih lanjut, yaitu sepeda roda dua dengan roda latihan ukuran kecil yang biasanya diletakkan dibagian kiri dan kanan roda belakang. Meski tidak terlalu disarankan karena justru mengulang proses pengenalan ‘cara kerja’ sepeda namun tetap ada nilai lebih yang akan didapat anak. sepeda jenis ini biasa digunakan anak usia 4 tahun.

    Manfaat penggunaan sepeda dengan tipe ini antara lain adalah:

    1. Beradaptasi mengayuh sepeda dengan lingkar ban yang lebih besar.
    2. Bersosialisasi karena dengan teman-teman seusianya.
    3. Berhati-hati karena dengan duduk di sadel yang lebih besar dan jaraknya dengan tanah yang lebih lebar.
    4. Tentang ruang untuk ‘memarkir’ sepeda di tempat yang sesuai dengan ukuran sepeda.

    Sepeda Roda Dua

    Ciri-ciri kemampuan anak yang siap mengayuh sepeda roda dua antara lain, sudah mampu belok dengan baik, bisa rem tepat waktu, dan bisa mengarahkan sepeda dengan stabil ke arah depan.

    Pada tahap ini anak belajar;

    1. Koordinasi panca indera dengan seluruh anggota tubuh dan keseimbangan tubuh.
    2. Melatih kekuatan tangan dan kaki.
    3. Mengasah keberanian
    4. Kemampuan sosial anak karena bisa bermain sepeda bersama teman-

    sepeda saat usia mereka antara 3-8 tahun.

    Sumber: (www.ayahbunda.co.id)

    Selanjutnya akan dijelaskan manfaat bersepeda untuk anak dari sisi psikologis dan psikis. Yuk langsung saja kita cermati!

    Bersepeda merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi anak. Selain dapat mengenali lingkungan sekitar, bersepeda juga dapat membuat anak menghirup udara segar. Apa saja manfaat bersepeda bagi si anak?

    Manfaat bersepeda bagi si anak

    Bersepeda memiliki banyak manfaat bagi anak, terutama perkembangan motoriknya. Saat bersepeda, anak akan belajar untuk menyeimbangkan tubuh dan mengayuh dengan baik. Hal ini penting bagi perkembangan motorik kasar anak karena saat bersepeda semua otot kaki anak akan ikut bergerak. Selain itu, manfaat bersepeda pada anak antara lain:

    1. Melatih keberanian dan kepercayaan diri

    Belajar bersepeda melatih anak untuk berani mencoba hal yang belum pernah ia lakukan. Saat belajar bersepeda, anak juga belajar untuk mengendalikan rasa takutnya dalam menjaga keseimbangannya. Semakin sering berlatih bersepeda, anak akan semakin terbiasa dan makin percaya diri mengendarai sepeda roda dua sendirian.

    1. Melatih konsentrasi

    Saat bersepeda, anak juga akan berlatih mengenai arah dan konsentrasi, tangan dan kaki. Selain itu anak akan belajar fokus karena bersepeda perlu fokus yang tinggi dan menjaga keseimbangan agar tidak jatuh dan menabrak.

    1. Belajar bersosialisasi

    Salah satu manfaat dari bersepeda adalah anak dapat belajar bersosialisasi dengan tetangga di sekitar rumah. Saat bersepeda, anak dapat bertemu dengan orang lain dari berbagai usia dan menjalin pertemanan dengan anak-anak lain. Seru ya, Mom!

    1. Melatih anak bertanggung jawab

    Bersepeda juga dapat melatih anak bertanggung jawab. Anak akan belajar merawat dan menjaga agar sepedanya tetap, bersih dan belajar memperbaiki kerusakan kecil pada sepedanya.

    Saat anak bersepeda, ingatkan anak untuk selalu berhati-hati ketika berada di jalan, apalagi ketika bersepeda di jalanan yang ramai. Gunakan pelindung seperti helm atau pelindung siku dan lutut jika perlu. Sumber: (DokterSehat.com-)

    Jadi, siapa saja dapat bersepeda? Tentu saja semua orang sangat memungkinkan termasuk para guru dan orangtua siswa serta dapat menikmati manfaatnya. Bagi orang yang tidak memungkinkan untuk bersepeda ke sekolah tidak usah sedih atau khawatir karena ini bisa dilakukan di daerah tempat tinggal masing-masing, mereka dapat bersepeda dengan keluarga, orangtua, saudara, teman atau komunitas sepeda. Mari bersepeda, selain sehat dan bertambah teman juga menambah pengalaman yang menyenangkan. Keep Cycling and Keep Healthy, Guys! Wassalam.

    Oleh: Neda Fannyza. S. Psi.

    Tags

    Leave a comment