Article

School's Stories and Insights

Field Research Bali – SMP Cendekia Leadership School

Perjalanan field research siswa SMP Cendekia Leadership School dimulai pada 15 Oktober 2023. Berkumpul di Bandara Husein Sastranegara Bandung, sejak pukul 10.00 WIB siswa secondary berdatangan dengan diantarkan oleh orang tuanya. Setiap siswa yang tiba di bandara telah siap dengan peralatan dan perlengkapan untuk eksplorasi Bali selama 6 hari.

Field research Bali diikuti oleh 37 siswa dan 6 guru pembimbing. Seperti field research sebelumnya, eksplorasi di Bali pun berfungsi untuk melatih kemampuan siswa dalam memecahkan masalah, mengenal dinamika kelompok, melatih kedisiplinan, mengenal batasan diri, hingga belajar mematuhi aturan yang berlaku di tempat yang akan dieksplorasi. 

Aklimatisasi Lingkungan

Hari pertama tiba di Bali, siswa SMP Cendekia Leadership School melakukan adaptasi dengan lingkungan agar fisik semakin siap untuk melakukan eksplorasi. 

Menginap di Hotel Puri Nusa Indah Bali, setiap siswa berkelompok sebanyak 3 orang untuk ditempatkan di satu kamar. Setelah setiap kelompok mendapat kamar sebagai tempat istirahat, mereka mulai merapikan barang-barang dan beristirahat.

Eksplorasi Jatiluwih Rice Terrace Bali, Tabanan

Selama 2 hari, siswa SMP melakukan kegiatan di Jatiluwih. Di tempat ini, siswa mendapat informasi seputar sistem subak, aturan adat, hingga proses pengaturan secara keseluruhan. Tak lupa, siswa pun belajar tentang pengolahan pupuk organik dan proses pasca panen. Setiap siswa menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi selama aktivitas berlangsung sehingga kegiatan bisa berlangsung interaktif. Selain belajar mengenai pertanian, siswa SMP Cendekia Leadership School pun bersosialisasi dengan penduduk di sekitar jatiluwih dan tinggal di home stay. 

Jatiluwuh

Pada hari kedua, siswa mengaplikasikan kegiatan pertanian, irigasi, dan subak yang telah dipelajari sebelumnya. Bagi para siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang menambah wawasan.

Eksplorasi Budaya, Demografi, Kuliner, dan Seni

Kemandirian adalah hal yang dilatihkan pada kegiatan Field Research. Oleh karena itu, pada hari berikutnya, siswa belajar dan eksplorasi secara mandiri, mulai dari memesan transportasi, memilih tempat yang akan dikunjungi, hingga mencari tempat makan. Dalam eksplorasi mandiri ini, siswa telah mendapatkan tugas dari setiap guru pelajaran sehingga tujuan yang dipilih pun harus bisa menjawab tugas-tugas yang diberikan oleh guru.

Eco Bali Waste Management

Seperti yang bisa dilihat di laman Instagram @ecobalirecycle, di tempat ini siswa belajar pengelolaan sampah. Selain bertujuan untuk melakukan pengelolaan sampah, kunjungan ke Eco Bali Waste Management juga melatih siswa SMP Cendekia Leadership School agar lebih bijak dalam menyikapi sampah yang dihasilkan agar tidak mengotori lingkungan. Selain itu, tentunya diharapkan siswa dapat mengaplikasikannya di sekolah, sehingga dapat menjadi praktik baik dan diikuti banyak orang.
eco bali

Brew Me Tea – Praktik Lapangan

Kebun teh yang indah tidak hanya ada di Pulau Jawa. Di Pulau Bali pun terdapat kebun teh yang bisa dijadikan tempat belajar. Di kebun teh Brew Me Tea, siswa SMP Cendekia Leadership School mempelajari sistem kerja, proses pengolahan teh, produksi, pengemasan, hingga distribusi dan pemasaran. 
brewmetea

Kembali ke Bandung

Setelah melakukan pembelajaran di berbagai tempat di Bali, siswa SMP Cendekia Leadership School bersiap untuk pulang kembali ke Bandung. Sebelumnya, setiap murid beserta kelompoknya melakukan eksplorasi kearifan lokal. Beragamnya tempat yang dikunjungi menunjukkan beragamnya minat-minat murid. Tidak lupa, murid-murid pun membeli oleh-oleh untuk dibawa ke Bandung agar bisa dinikmati oleh keluarga.

Akhir perjalanan di Bali ini bukanlah akhir dari kegiatan pembelajaran, karena setelah tiba di Bandung, setiap siswa harus membuat laporan perjalanan dan pembelajaran untuk dipresentasikan di hadapan orang tua dan guru yang akan dilaksanakan di Bulan Desember 2023.


Instagram Reel

View on Instagram